MARI MENGENAL HEBATNYA KHASIAT JAMU ASLI INDONESIA BERSAMA NATURINDO

Di era modern, jamu diolah dengan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh tenaga ahli yang mejadikan nilai manfaatnya bagi kesehatan semakin unggul. Di bawah asuhan Dinas Kesehatan serta pengawasan BPOM RI kini siapapun anda tak perlu ragu lagi untuk kembali memanfaatkan Jamu sebagai partner kesehatan dalam beragam kondisi. Jamu RI telah kembali dari tidur panjangnya untuk anda dan masa depan kesehatan dunia.
Naturindo

Cara Terlengkap dan Termudah Menjaga Kesehatan!

Menjaga kesehatan sangatlah penting. Terutama di tengah pandemi COVID-19 seperti saat ini. Ingin mengobati berbagai penyakit dan menerapkan pola hidup yang sehat secara alami? Dengan berolahraga, menjaga pikiran, dan mengonsumsi makanan bergizi, semua itu bisa terwujud. Jamu merupakan salah satu nutrisi yang kaya akan manfaat dan vitamin bagi kesehatan tubuh kita. Jamu memiliki kaitan yang erat dengan tradisi kebudayaan lokal. Selain itu, jamu merupakan solusi tepat untuk menjaga kesehatan. Mengonsumsi jamu secara rutin dipercaya memberikan khasiat yang baik untuk kesehatan tubuh serta mengatasi berbagai penyakit.

Kini, mengonsumsi jamu menjadi lebih mudah dan praktis. Dengan Naturindo, menjalani hidup sehat menjadi lebih mudah. Dengan konsultan kesehatan dan terapis herbal yang tersebar di berbagai area, Naturindo menyediakan layanan “Professional Healthy Home Care”. Layanan ini merupakan layanan kesehatan berbasis jamu herbal di rumah. Bagi Anda yang berdomisi di area DIY dan sekitarnya, Anda dapat memperoleh layanan kesehatan ini secara langsung di rumah Anda. Selain itu, Anda bisa mendapatkan cek kesehatan, pijat refleksi, layanan antar dan kunjungan ulang secara GRATIS!!! Hidup sehat tak pernah semudah ini! Mari hidup lebih sehat dengan rutin minum jamu. Tidak hanya membuat kita lebih sehat, meminum jamu juga membuat kita turut melestarikan tradisi kebudayaan lokal Indonesia. Jamu tertentu juga memiliki manfaat untuk meningkatkan dan mempertahankan imunitas yang tentu sangat bermanfaat untuk kesehatan dan keselamatan diri. Jadi, tunggu apalagi? Mari memulai pola hidup sehat bersama Naturindo sekarang juga!
COVID-19

Salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh seluruh orang di dunia saat ini adalah COVID-19. Penyakit ini disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus). COVID-19 bisa menyebabkan gangguan sistem pernapasan. Mulai dari gejala yang ringan, infeksi paru-paru seperti pneumonia.
Virus ini dapat menyerang siapa saja. Mulai dari lansia, orang dewasa, ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, dan bahkan bayi. Kasus penyakit ini pertamakali ditemukan di Kota Wuhan, Cina. Tepatnya pada akhir Desember 2019. Tidak menunggu waktu lama, COVID-19 menular antarmanusia secara cepat dan menyebar ke puluhan negara, termasuk Indonesia.

Pada dasarnya, coronavirus adalah kumpulan virus yang dapat menyebabkan infeksi pada sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini menyebabkan infeksi pernapasan ringan seperti flu. Hanya saja, virus ini bisa menginfeksi pernapasan berat seperti infeksi paru-paru dan dapat menyebabkan kematian.

COVID-19 menular melalui percikan dahak atau droplet dari saluran pernapasan. Contohnya, saat kita berada di ruang tertutup dengan banyak orang dan sirkulasi udara yang kurang memadai. Atau, penularan juga dapat terjadi jika kita melakukan kontak erat langsung dengan droplet tersebut.
Gejala Virus Corona (COVID-19)

Gejala awal infeksi virus Corona atau COVID-19 dapat menyerupai gejala flu. Yakni pilek, demam, sakit tenggorokan, batuk kering, dan sakit kepala. Setelahnya, gejala-gejala tersebut bisa hilang dan sembuh, tapi juga bisa justru memberat. Sedangkan penderita yang memiliki gejala berat bisa mengalami batuk berdahak bahkan berdarah, demam tinggi, nyeri dada, dan sesak napas. Berbagai gejala tersebut muncul saat tubuh bereaksi melawan virus Corona.
Demam (di atas 38 derajat Celcius)
Badan terasa panas, badan lemas, biasanya disertai dengan menurunnya nafsu makan.
Sesak Napas
Kesulitan untuk bernapas, biasanya ditandai dengan napas tersengal-sengal, sulit berbicara, dan lemas.
Batuk Kering
Batuk tidak berlendir, biasanya disertai dengan sakit tenggorokan, tenggorokan gatal, dan nyeri pada dada.
Terdapat pula berbagai gejala lain yang dapat muncul pada infeksi virus ini walaupun frekuensinya lebih jarang, yakni:
Sakit Kepala
Diare
Hilang Penciuman (Anosmia)
Hilang Indra Pengecap
Konjungtivitas
Ruam pada Kulit
Berbagai gejala COVID-19 ini pada umumnya muncul dalam waktu dua hari hingga dua minggu setelah seseorang terpapar virus Corona. Sebagian pasien yang terinfeksi virus ini dapat mengalami penurunan saturasi oksigen tanpa munculnya gejala apapun. Kondisi ini disebut dengan happy hypoxia.

Untuk memastikan bahwa berbagai gejala tersebut adalah akibat dari COVID-19, maka penderita perlu melakukan rapid test atau PCR.
Kapan Harus ke Dokter?

Apabila Anda mengalami gejala infeksi virus COVID-19 seperti yang telah dijelaskan tadi, maka segeralah melakukan isolasi mandiri. Namun, jika Anda mungkin terpapar virus ini dan tidak mengalami gejala apapun, Anda tidak perlu pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan diri. Anda cukup tinggal di rumah selama 14 hari serta membatasi kontak dengan orang lain. Jika muncul gejala, lakukan isolasi mandiri dan lakukan konsultasi pada dokter mengenai tindakan yang harus Anda ambil dan obat yang perlu Anda konsumsi.
Pencegahan Virus Corona (COVID-19) dan Protokol Kesehatan

Indonesia saat ini sedang melakukan vaksinasi COVID-19 secara berkala ke masyarakat Indonesia. Walaupun vaksinasi sudah mulai dilaksanakan, namun kita tetap harus mematuhi protokol kesehatan supaya kita terhindar dari infeksi virus ini.

Physical Distancing


Menerapkan physical distancing atau jaga jarak minimal satu meter dari orang lain. Tetap di rumah saja, dan jangan keluar rumah kecuali jika terdapat keperluan yang mendesak.

Pakai Masker


Menggunakan masker saat beraktivitas di tempat umum atau saat berada di keramaian.

Cuci Tangan


Rutin mencuci tangan menggunakan air dan sabun. Jika tidak memungkinkan untuk mencuci tangan, Anda bisa menggunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60%. Lakukan ini terutama setelah Anda beraktivitas di tempat umum atau di luar rumah.

Hindari Sentuhan


Hindari menyentuh mulut, mata, dan hidung sebelum mencuci tangan.

Tingkatkan Imunitas


Meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas dengan menerapkan pola hidup sehat seperti berolahraga secara rutin, mengonsumsi makanan bergizi, mengelola stress, dan beristirahat secara cukup.

Hindari Kontak dengan orang bergejala


Menghindari kontak dengan penderita COVID-19, orang yang terindikasi positif COVID-19, atau orang yang sedang mengalami demam, pilek, dan batuk.

Jaga Kebersihan


Menjaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.

Cegah Droplet


Menutup hidung dan mulut menggunakan tisu saat bersin atau batuk. Lalu, buang tisu tersebut ke tempat sampah.
KETAHUI BERBAGAI PENYAKIT

Berbagai macam penyakit beredar di kalangan masyarakat, khususnya sering dialami oleh orang dengan usia lanjut. Namun, tidak menutup kemungkinan usia remaja maupun dewasa mengalami hal serupa apabila tidak dilengkapi dengan asupan bergizi dan pola hidup sehat.

Penyakit yang banyak dialami kalangan masyarakat di antaranya:

1. Kanker

Kanker merupakan penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali di dalam tubuh. Pertumbuhan sel abnormal ini bisa merusak sel normal di sekitarnya. Juga, di bagian tubuh yang lain. Penyakit ini merupakan penyebab utama kematian kedua terbesar di seluruh dunia. Kanker seringkali menyebabkan kematian karena biasanya penyakit ini tidak menyebabkan gejala pada awal perkembangannya. Sehingga, penyakit ini baru terdeteksi dan diobati begitu telah mencapai stadium lanjut.

Gejala yang timbul akibat kanker bervariasi. Bergantung pada jenis kanker dan juga organ tubuh yang terkena kanker. Beberapa gejala yang sering dialami penderita kanker adalah sebagai berikut:

  • Nyeri di salah satu bagian tubuh
  • Muncul benjolan
  • Penurunan berat badan secara drastis
  • Batuk kronis
  • Pucat, cepat lelah, dan lemas
  • Memar dan mengalami pendarahan secara spontan
  • Demam yang terus berulang

Orang yang berisiko terkena kanker perlu melakukan skrining dan juga melakukan pemeriksaan rutin ke dokter. Penderita kanker sendiri perlu memeriksakan diri dan menjalani pengobatan dari dokter onkologi di rumah sakit. Selanjutnya, akan dilakukan pemeriksaan rutin untuk melihat apakah pengobatan yang diberikan efektif.

Maka dari itu, melakukan cek kesehatan atau pemeriksaan skrining secara berkala sangat penting untuk mendeteksi sel kanker secara dini. Tidak hanya itu, menjalani pola hidup yang sehat, rajin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, tidak meminum alkohol dan tidak merokok juga dapat membantu mencegah kanker.


2. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening (Limfadenopati)

Pembengkakan kelenjar getah bening merupakan kondisi di mana kelenjar getah bening mengamai pembesaran. Hal itu terjadi karena banyaknya sel imun yang dihasilkan kelenjar tersebut untuk melawan zat yang membahayakan tubuh.

Kelenjar getah bening sendiri terdapat di banyak bagian tubuh termasuk di dagu, ketiak, leher, belakang telinga, bagian belakang kepala, dan pangkal paha.

Pembengkakan kelenjar getah bening cukup umum terjadi pada orang dengan usia berapapun. Namun, wanita cenderung lebih rentan mengalami masalah ini.

Gejala-gejala awal yang umum terjadi antara lain:

  • Kelenjar yang membengkak bisa jadi terasa hangat
  • Merasa nyeri saat menekan kelenjar yang membengkak
  • Kelenjar membengkak sangat besar, umumnya terlihat menonjol sebesar kacang polong atau lebih
  • Area kelenjar yang mengalami pembengkakan menjadi lebih peka. Misalnya, di area leher Anda menjadi terasa tidak enak dan tidak nyaman saat digerakkan

Setelah berbagai gejala awal tersebut, Anda mungkin juga dapat merasakan serangkaian gejala lain. Gejala limfadenopati yang tampak lalu biasanya akan bergantung pada penyakit atau infeksi yang menjadi sebab.

Umumnya, gejala yang akan muncul ketika Anda mengalami pembengkakan atau pembesaran kelenjar getah bening, antara lain:

  • Badan lemas
  • Batuk
  • Pilek
  • Radang tenggorokan
  • Berkeringat dan menggigil, terutama di malam hari
  • Kulit yang terasa hangat, memerah, dan bengkak
  • Demam

Pembengkakan kelenjar getah bening sendiri bisa disebabkan oleh berbagai macam hal. Mulai dari infeksi ringan hingga penyakit kronis seperti kanker getah bening dapat menjadi penyebab kelenjar getah bening membesar.

Selain itu, berbagai gangguan lain juga bisa memperparah pembengkakan kelenjar getah bening. Mulai dari infeksi telinga, infeksi virus, infeksi bakteri, infeksi HIV/AIDS, infeksi gigo, mononukleosis, infeksi kulit, radang tenggorokan, gangguan sistem imun, dan kanker.

3. Asam Lambung

Penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) merupakan penyakit yang memunculkan rasa terbakar di dada yang disebabkan naiknya asam lambung ke kerongkongan. Gejala penyakit ini muncul minimal dua kali dalam seminggu.

Penyakit asam lambung atau asam lambung naik dapat dialami oleh orang dewasa maupun anak-anak. Gejala penyakit asam lambung ini seringkali disalahpahami sebagai penyakit jantung koroner atau serangan jantung karena gejalanya yang hampir sama dengan nyeri dada. Walau mungkin penyakit ini tidak mematikan seperti halnya serangan jantung, penyakit ini perlu ditangani supaya tidak menyebabkan komplikasi.

Gejala utama dari penyakit asam lambung adalah munculnya rasa seperti terbakar di dada. Gejala ini makin parah setelah penderita makan atau di saat berbaring. Tidak hanya itu, gejala asam lambung naik juga sering dibarengi dengan berbagai keluhan gangguan pencernaan lain seperti mual dan muntah, sering bersendawa, maag, dan juga sesak napas.

4. Asam Urat

Penyakit asam urat merupakan salah satu jenis radang sendi yang terjadi karena penumpukan kristal asam urat. Kondisi ini dapat menyebabkan gejala nyeri yang tidak tertahankan, rasa panas, dan pembengkakan pada area persendian. Sebenarnya, semua sendi memiliki risiko yang terkena asam urat. Akan tetapi, sendi yang sering terserang penyakit ini adalah lutut, jari tangan, jari kaki, dan pergelangan kaki. Pada umumnya, penyakit ini lebih mudah menyerang pria, terutama bagi mereka yang berusia di atas 30 tahun.

Sedangkan pada wanita, penyakit asam urat bisa muncul setelah mengalami menopause. Rasa sakit yang dirasakan penderita asam urat bisa berlangsung selama rentang 3 hingga 10 hari. Rasa sakit tersebut diikuti dengan perkembangan gejala yang terbilang cepat dalam beberapa jam pertama.

Asam urat disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat pada sendi. Hal ini dapat terjadi karena tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat. Atau, fungsi ginjal dalam membuang asam urat tidak bekerja secara optimal. Dengan begitu, kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi.

Gejala atau tanda penyakit asam urat biasanya ditandai dengan munculnya rasa nyeri yang muncul secara tiba-tiba dan berlangsung selama beberapa waktu. Selain itu, sendi yang nyeri tersebut juga sering mengalami pembengkakan, kemerahan, dan juga terasa panas.

Berbagai gejala tersebut umumnya tidak hanya terjadi pada satu sendi. Akan tetapi, dapat juga terjadi pada beberapa sendi dalam waktu yang bersamaan.

Agar terhindar dari berbagai penyakit tersebut, ada baiknya kita menjalankan pola hidup yang sehat. Rajin berolahraga, mengonsumsi makanan yang bergizi, memiliki jam tidur yang cukup, serta mengelola rasa stres. Memiliki fisik dan pikiran yang sehat membuat kita memiliki daya tahan yang baik, sehingga dapat hidup lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit. Selain melakukan ikhtiar menjalanakan pola hidup sehat, kita juga dapat mencegah datangnya penyakit dengan cek kesehatan atau berkonsultasi dengan dokter. Ikhtiar tentu akan lebih sempurna dengan dibantu doa dan ibadah. Seperti melaksanakan sholat dan membaca Al-Quran serta berdoa agar selalu diberikan kesehatan.
Manfaat Berbagai Tanaman Herbal

Nenek moyang kita sejak zaman dahulu sudah familiar dan akrab dengan berbagai tanaman berkhasiat yang dapat menyembuhkan penyakit. Sampai sekarang, banyak orang yang gemar mengonsumsi tanaman obat daripada obat modern. Hal tersebut karena obat modern memiliki kandungan bahan kimia yang lama-kelamaan dapat berdampak buruk bagi ginjal. Sedangkan tanaman obat herbal ini hampir tidak memiliki efek samping. Tanaman obat juga memiliki harga yang sangat murah dan dapat diperoleh dengan sangat mudah. Tanaman obat biasanya diolah menjadi jamu ataupun obat herbal. Apakah Anda tertarik untuk beralih ke tanaman obat? Yuk, simak beberapa tanaman obat yang terkenal di Indonesia beserta khasiatnya!

Jahe


Tentu sudah sangat familiar bagi Anda. Tanaman obat ini sangat terkenal sebagai obat tradisional. Jahe memiliki khasiat untuk menghangatkan tubuh saat cuaca dingin, mengatasi mual, masuk angin, dan juga gangguan pencernaan. Jahe juga mampu membantu meredakan batuk karena membuat tenggorokan lebih lega. Untuk para wanita, jahe juga dapat membantu meredakan nyeri saat datang bulan. Bahkan, tanaman obat ini juga dipercaya bisa mencegah pertumbuhan sel kanker pada usus besar.

Kunyit


Dikenal sebagai salah satu bumbu dapur. Walau begitu, khasiat kunyit tidak hanya dapat untuk melezatkan masakan, tetapi juga berkhasiat baik untuk kesehatan. Kunyit dapat membantu menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan mencegah kanker. Selain itu, masih banyak lagi manfaat kunyit yang dapat kita peroleh untuk kesehatan. Kunyit dapat meredakan rasa gatal pada kulit, meringankan rasa sakit akibat menstruasi, mengatasi gangguan saluran pencernaan, dan masih banyak lagi. Konsumsi kunyit pada dosis rendah juga tidak menimbulkan efek samping.

Meniran


Tanaman liar yang memiliki warna hijau muda hingga hijau tua dengan bentuk daun kecil-kecil. Daun meniran memiliki banyak khasiat untuk kesehatan dan juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Tanaman obat yang satu ini sudah sejak lama digunakan sebagai ramuan obat. Meniran hijau diyakini dapat membantu mengatasi batu ginjal. Dengan kandungan antibakteri, antioksidan, dan antiradang, meniran dipercaya mempunyai khasiat untuk membantu mengobati diabetes, hepatitis B, dan malaria, serta berkhasiat untuk meredakan nyeri.

Daun Dewa


Daun dewa merupakan salah satu tanaman yang sering dijadikan obat herbal. Tanaman yang memiliki nama latin Gynura pseudochina dan sering disebut tanaman “Sambung Nyawa” ini dikenal memiliki banyak khasiat bagi kesehatan. Di Indonesia sendiri sudah banyak dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk mengobati berbagai penyakit, mulai dari penyakit ringan sampai berat. Khasiat tersebut didapatkan dari kandungan fitokimia dalam daun dewa seperti senyawa golongan flavonoid, alkaloid, steroid, tanin, dan triterpenoid. Dengan berbagai kandungan tersebut, daun dewa dipercaya dapat melawan sel kanker, mengatasi masalah kulit, menghambat radikal bebas, meredakan radang tenggorokan, mencegah tumor payudara, dan masih banyak lagi.

Pegagan


Banyak kaum wanita yang tentu sudah sangat mengenal daun pegagan ini. Dengan nama latin Centella asiatica, tanaman ini biasa digunakan dalam kandungan skincare. Hal tersebut dikarenakan daun pegagan mempunyai manfaat untuk mengatasi jerawat dan juga penuaan dini. Tidak hanya itu, tanaman yang satu ini juga mempunyai segudang manfaat lainnya. Daun pegagan ini bisa meringankan insomnia, meningkatkan fungsi kognitif, membantu mengurangi kecemasan, membantu mengobati Alzheimer, mengurangi pembengkakan, mendukung pemulihan luka, dan masih banyak lagi.

Sirih


Salah satu tanaman herbal yang sangat bermanfaat untuk mengatasi berbagai penyakit dan menjaga kesehatan. Biasanya, sirih dimanfaatkan sebagai obat-obatan. Dengan kandungan niasin, vitamin C, karoten, eugenol, riboflavin tannin, saponim, dan berbagai jenis minyak esensial, daun sirih memiliki banyak khasiat. Daun sirih memiliki sifat antiinflamasi, antiseptic, dan pendingin kulit. Selain itu, sirih juga dapat membantu mengobati diabetes, asam urat, menurunkan kolesterol dan tekanan darah, penangkal kanker, menjaga kesehatan mulut dan gigi, serta masih banyak lagi.
Mengenal Produk Naturindo

Jamu sebagai obat herbal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, baik untuk mencegah atau mengobati penyakit. Obat herbal mempunyai berbagai keunggulan yang dapat kita peroleh. Obat herbal tidak menimbulkan efek samping, sangat efektif untuk penyakit yang sulit diobati secara medis, dan harganya sangat terjangkau.

Selain itu, obat herbal juga bisa menghilangkan berbagai sumber penyakit. Tidak hanya dengan menyembuhkan gejalanya, namun juga mengobati sumber penyakitnya. Obat herbal juga dapat meningkatkan sistem imun, sehingga tubuh kita menjadi lebih kuat untuk melawan penyakit.

Mengonsumsi jamu dan obat herbal kini lebih mudah, apalagi dengan hadirnya Naturindo. Jamu dikemas secara higienis dan aman menggunakan kapsul, sehingga mudah dan praktis untuk dikonsumsi. Mari mengenal lebih jauh khasiat jamu Indonesia bersama produk-produk dari Naturindo!

BRON C FIT


Ingin melakukan terapi pernapasan dengan mudah dan aman? Bron C Fit solusinya! Obat herbal spesial ini berisi ramuan alami yang dibuat khusus untuk terapi gangguan pernapasan dan bekerja sebagai ramuan alami pembersih paru-paru. Bron C Fit dibuat dari tanaman sari akar srigunggu, rimpang kunyit, kapulaga, rimpang kencur, daun sirih, beserta 11 tanaman obat lainnya. Dengan berbagai komposisi tanaman herbal tersebut, obat ini memiliki khasiat untuk mengatasi radang dan melonggarkan saluran pernapasan.

SOYA LECITHIN


Bagi Anda yang ingin hidup lebih sehat, mengonsumsi nutrisi yang tepat dapat menjadi pilihan yang tepat. Salah satu nutrisi yang patut Anda coba adalah Soya Lecithin. Tersedia dalam bentuk kapsul dan cair, Soya Lecithin adalah lechitin dari kedelai dengan protein berkualitas tinggi. Kandungan asam lemak tak jenuh yang berikatan rangkap di dalamnya sangat ampuh sebagai antioksidan. Sifat antioksidan inilah yang membuat Soya Lecithin sangat efektif dalam menetralisir radikal bebas, melarutkan dan mengatasi penyumbatan pembuluh darah, serta meregenerasi sel tubuh yang rusak. Tidak hanya itu, Soya Lecithin juga mampu menstimulasi sistem kekebalan tubuh. Mengandung Omega 3, 6, dan 9—yang merupakan nutrisi premium untuk otak—Soya Lecithin menjadi nutrisi alami dan kaya manfaat yang dapat dikonsumsi oleh semua anggota keluarga.

BV FLOW


Penyumbatan pembuluh darah merupakan kondisi yang sama sekali tidak bisa dianggap remeh. Jika terjadi pada pembuluh darah di jantung, maka dapat menyebabkan penyakit jantung koroner. Penyumbatan juga dapat terjadi pada pembuluh darah di leher, otak, koroner jantung, dan bagian tubuh lainnya. Penyumbatan pembuluh darah dapat memicu komplikasi yang serius apabila tidak segera dilakukan penanganan. Untuk mencegahnya, ada baiknya kita mengonsumsi obat herbal yang dapat membantu sirkulasi darah. Untuk itulah Naturindo menghadirkan BV Flow, obat tradisional yang dibuat dari daun dewa, rimpang bengle, daun kemangi, daun sambiloto, dan daun pegagan. Berbagai nutrisi alami dari komposisi tersebut diformulasikan khusus untuk memperbaiki profil darah. Selain itu, juga untuk membersihkan kotoran atau plak yang menyumbat di dalam pembuluh darah.

POS - K


Pos - K merupakan obat herbal spesialis yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit yang berkaitan dengan saraf, kelenjar, dan pembengkakan. Pos - K merupakan obat herbal spesial berisi ramuan alami yang diramu secara khusus untuk terapi penderita radang saraf, otot, dan kelenjar. Penyakit-penyakit yang berhubungan dengan kelenjar yang dapat disembuhkan antara lain adalah penyakit Hashimoto, penyakit Graves, penyakit Gondok, dan lain sebagainya. Pos - K diproses dari berbagai bahan alami seperti akar alang-alang, sari daun waru, dan 12 tanaman lain yang memiliki khasiat mengatasi radang dan pembengkakan pada otot kelenjar dan saraf. Dengan mengonsumsi Pos - K secara rutin dengan dosis yang tepat dan menjaga pola makan, maka pembengkakan yang diderita dapat diobati secara alami.
Semua produk herbal Naturindo diramu secara aman dan higienis. Selain itu, mengonsumsi jamu dan obat herbal dari Naturindo juga tidak menimbulkan efek samping. Naturindo juga sudah mengantongi izin edar resmi dari BPOM dan juga sertifikasi halal dari MUI. Jadi, Naturindo aman untuk dikonsumsi. Jadi, tunggu apalagi?

Mari hidup sehat dengan jamu istimewa asli Jogja, Naturindo.

TOP 5 PRODUK

SUPPORT PENGIRIMAN REGULER

SUPPORT PENGIRIMAN CARGO

CEK ONGKIR

Province
DKI Jakarta
City
Jakarta Pusat
District
Jakarta Pusat
Weight (kg)
`Cek Ongkir
`Cancel
Jakarta Pusat (1 kg)
Kurir
Layanan
Harga
Estimasi
JNE
Reguler
Rp 16.000
2-3 hari
J&T
Reguler
Rp 19.000
? hari
SICEPAT
Reg
Rp 18.000
2 - 3 hari
TIKI
Ekonomi
Rp 13.000
4 hari
TIKI
Reguler
Rp 16.000
2 hari
POS
Kilat
Rp 15.000
3 hari
LION
Regpack
Rp 10.500
2 hari
SAP
Reguler
Rp 15.000
3-5 hari
INDAH
Udara
Rp 26.260
1-2 hari
ID EXPR
Standard
Rp 18.500
? hari

TEMUKAN KAMI JUGA DI

MENERIMA TRANSAKSI VIA

HUBUNGI KAMI VIA

KESEHATAN ANDA PRIORITAS KAMI

ALHAMDULILLAH BANYAK YANG TELAH MERASAKAN MANFAATNYA

“Saya menderita penyumbatan dan hipertensi dengan tekanan darah 170/100. Setelah saya meminum BV Flow, Urinofit, dan Soya Lecithin dalam waktu 2 minggu, tekanan darah normal menjadi 130/90.”
Wartini, 55 tahun
“Sudah lima tahun lamanya saya menderita penyakit asam urat. Setelah mengonsumsi herbal dari Naturindo satu paket, alhamdulillah saya sembuh.”





Mbah Karyo Mrunggi, Pengasih, Kulonprogo
“Saya menderita tremor. Setelah mengonsumsi Herbal Naturindo Urinofit dan Carsifit selama dua minggu, alhamdulillah kondisi saya membaik.”





Bapak Samin, Desa Pengasih, Kulon Progo
“Kaki saya sebelah kiri terasa kaku saat bangun tidur. Alhamdulillah sembuh setelah mengonsumsi Herbal Naturindo BV Flow dan rutin minum air putih 10 gelas per hari.”




Bapak Tukimin, Kulon Progo
“Saya menderita asam urat dan mencoba mengonsumsi herbal Urinofit. Kondisi saya membaik dan saya berharap semoga saya bisa cepat sembuh dengan Herbal Naturindo ini.”




Dewi, 45 tahun, Moyudan Sleman
“Saya memiliki sakit liver dan mencoba mengonsumsi Mucosafit dan Hepatifit. Semoga saya dapat lekas sembuh dengan mengonsumsi kedua Herbal Naturindo tersebut.”




Bapak Tumin, Kulonprogo
Social Media
Contacts
081-6428-5555
Metode Pengiriman Prioritas
Berita Newsletter
`Berlangganan
@2021 Naturindo Indonesia Inc.